Saat sumur mengering, ibu dan anak harus berjalan satu sampai dua jam demi setetes air bersih — lalu memikul jeriken yang beratnya melebihi tenaga mereka.
Disalurkan oleh Raih Berkah Fund — Berbagi Kebaikan Menebar Manfaat
Di beberapa desa pedalaman Banten — terutama di wilayah selatan Lebak dan Pandeglang — musim kemarau bukan sekadar soal cuaca. Sumur warga mengering, mata air menyusut, dan sungai kecil yang dulu jadi andalan berubah jadi aliran tipis berwarna keruh.
Untuk mendapatkan air, ibu-ibu dan anak-anak harus berjalan satu sampai dua jam ke sumber terdekat, lalu membawa pulang jeriken yang beratnya sering melebihi tenaga mereka. Perjalanan itu mereka tempuh hampir setiap hari — bukan untuk bersekolah, bukan untuk bermain, tetapi semata agar keluarga bisa memasak, minum, dan mencuci.
Kemarau panjang membuat sumur di kampung tak lagi mengeluarkan air.
Sumber andalan berubah menjadi aliran tipis yang keruh dan terbatas.
Ibu dan anak menempuh perjalanan jauh setiap hari demi mendapatkan air.
Beban air yang dibawa sering melebihi tenaga mereka, terutama anak-anak.
Melalui program ini, kita bergerak bersama untuk menghadirkan air bersih yang layak dan mudah dijangkau bagi keluarga di pedalaman Banten.
Menggantikan aliran tipis berwarna keruh yang selama ini terpaksa dipakai warga.
Agar ibu dan anak tak lagi menempuh perjalanan jauh hanya untuk mengambil air.
Waktu yang dulu habis di jalan bisa dipakai untuk sekolah, mengaji, dan mengurus keluarga.
Air bukan kemewahan. Bagi kita ia hanya sekejap membuka keran — bagi mereka, ia perjalanan panjang setiap hari. Mari ringankan langkah mereka.
Salurkan kebaikan terbaik Anda hari ini. Setiap donasi membantu meringankan langkah ibu dan anak dalam mendapatkan air bersih.
Butuh bantuan? Hubungi tim kami di 0813-8778-3231
Disalurkan oleh Raih Berkah Fund
Berbagi Kebaikan Menebar Manfaat